Jakarta, Beritasatu.com – Berbagai isu politik-hukum terkini mewarnai pemberitaan Beritasatu.com sepanjang Kamis (4/12/2025) hingga Jumat (5/12/2025 pagi. Salah satunya terkait penyebab banjir di Sumatera yang diungkap oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta.
Simak 5 Top Isu Politik-Hukum Terkini di Beritasatu.com:
1. Menhut Ungkap 12 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera
Menhut Raja Juli Antoni telah mengidentifikasi 12 perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap terjadinya banjir di Sumatera. Temuan tersebut merupakan hasil inventarisasi awal yang dilakukan oleh Direktorat Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan.“Gakkum Kehutanan sementara menemukan indikasi pelanggaran di 12 lokasi oleh 12 perusahaan di Sumatera Utara. Penegakan hukum terhadap para subjek hukum tersebut akan segera kami lakukan,” ujar Raja Juli dalam rapat dengan Komisi IV DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).
2. DPR Bahas Revisi UU Kadin: Peran Strategis Kejar Target 8 Persen
Badan Legislasi (Baleg) DPR membahas intens revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Revisi ini untuk memperkuat kewenangan lembaga tersebut sebagai mitra strategis pemerintah. Penguatan diperlukan karena pemerintah sedang mengejar target pertumbuhan ekonomi 8%. Anggota Baleg DPR Firman Soebagyo dalam RDPU, Kamis (4/12/2025) menekankan target ekonomi tersebut tidak mungkin dicapai hanya oleh pemerintah dengan postur anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang terbatas.
3. Prabowo Perintahkan Penambahan Petugas Haji dari TNI-Polri
Presiden Prabowo Subianto secara langsung memerintahkan adanya penambahan jumlah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang berasal dari unsur TNI dan Polri.Perintah tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, usai bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/12/2025).
4. Satgas Berhasil Ungkap Awal Mula Radiasi Cesium 137 Cikande
Satgas Penanganan Kerawanan Bahaya Radionuklida Cs-137 mengungkapkan barang rongsok dalam negeri yang diolah oleh perusahaan peleburan logam PT Peter Meral Technology (PMT) diduga menjadi penyebab radiasi Cesium 137 di kawasan Industri Cikande, Banten.“Berdasarkan keterangan, kesimpulan sementara asal-usul pencemaran Cesium 137 di PT PMT Cikande berasal dari sumber dalam negeri,” kata Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Kerawanan Bahaya Radionuklida Cs-137 dan Masyarakat Berisiko Terdampak, Bara Krishna Hasibuan di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
5. Polri Diminta Hapus Budaya Naikkan Pangkat-Promosi Perwira Bermasalah
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso meminta Polri untuk menghapus praktik silent blue code, yakni memberikan ruang bagi polisi yang melanggar untuk mendapatkan kenaikan pangkat bahkan promosi jabatan setelah sanksi diberikan.”Silent Blue Code ini adalah satu praktik yang menoleransi adanya pelanggaran di internal. Ketika itu masih menjadi sorotan, mereka memang kemudian disanksi. Beberapa kasus saya sebutkan di sini ya, mereka disanksi, tetapi dengan lewatnya waktu, diketahui oleh masyarakat, yang disanksi ini kemudian naik pangkat dan menduduki jabatan (baru),” katanya dalam RDP Komisi III DPR bersama Panja Reformasi Polri, kejaksaan, dan pengadilan di kompleks parlemen, Senaya, Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Demikian isu politik-hukum terkini yang masih menjadi perhatian pembaca. Ikuti terus update berita terkini dan informasi menarik lainnya baik dari dalam maupun luar negeri hanya di Beritasatu.com.
SUMBER : BERITASATU
Tulisan yang sangat bagus. Saya baru saja menemukan blog Anda dan ingin mengatakan bahwa saya benar-benar menikmati membaca postingan-postingan di blog Anda.
Bagaimanapun juga, saya akan berlangganan feed Anda dan saya berharap Anda akan menulis lagi dalam waktu dekat.